ALAM TERBENTANG

Butet

Jika telinga ini pernah mendengar, wanita batak terkenal dengan kegigihan dan ketangguhannya untuk bertahan hidup dan keras dalam pendidikan. Aku ngerasaain itu, mereka siap ngelakuin banyak cara yang kadang membuat kita anak-anaknya terkesima. Aku juga dialiri oleh darah daging suku itu yang juga dikenal akan pribadinya yang keras. Pernah dengar prinsip cicak ? makhluk kecil yang sering terlihat di dinding dan langit-langit rumah di nilai mampu bertahan dimanapun. Mulai dari dataran rendah sampai dataran tinggi, apakah rumah itu kayu atau rumah kaca, bahkan rumah yang didirikan dari berbagai jenis batu-batuan, mereka mampu menghadapi medan dan kondisi apapun. Coba lihat, mereka yang datang dari sumatera bagian utara, khususnya suku batak. Dimanapun, kapanpun, siapapun umumnya punya pribadi yang menakjubkan. Kegigihan mereka dan karakter mereka yang keras dan bersahabat sangat membedakan bahkan jika diantara banyaknya kerumunan.
Banyak orang dari kami yang juga ku temukan di perantauan, ntah itu pelajar sampai mahasiswa. Jadi keyakinan sejak lama untuk siap mengikuti jejak itu, sejak lama. Tulisan itu pada dasarnya ingin ku sampaikan buat keluarga mahasiswa di sebrang sana sekaligus salah satu sahabat terbaik ku di ranahnya urang awak. Menjadi sosok yang bersahabat, punya aura sebagai wanita, ketertarikannya akan olahraga ekstrim rock climbing jadi pewarna yang tambah menegaskan ketangguhannya. Oiya, pertama kali aku kenal selancar sama neng (budayin sebutan-sebutan lembut daerah -red) ini. Asal-usul kami jadi penguat keakrabaan pertama jumpa, buat bahan obrolan mangkin banyak lah pokoknya.. pasti itu.
Kakak itu kuliah di universitas pendidikan dan keguruan gabungnya di fakultas olahraga. Kebayang yaa anak olahraga itu gimana ?? pasti keren-keran, asik-asik wajib. Nah kalau mau nemuin sosok tadi, mau ngajakin latian manjat bareng.. boleehhhh.. kisi-kisinya udah ada diatas. Hahaha..
buat kakak yang terkagumi, widiih keren banget sih loe kak, sebelum jauh lagi.. bisa donk private selancar lagi laaa yaa hehehe..

“Jika pendidikan dasar mengajarkan kita membaca, maka pendidikan kelanjutan adalah perjalanan menemukan pengalaman” (MHR)

Komentar