Mengingatkan aku



Azuzurayindahnia

Seakan kehabisan kata buat karya Tuhan yang tanpa batas, manusia ini kutemukan dalam keadaan menakjubkan. Terlalu berlebihan rasanya mengumbar keidahan pada apa yang sebenarnya belum ku dalami seutuhnya. Hehehe, terserahlah tak perlu ku permasalahkan pikiranku itu. Yang ku tau rasa-rasanya aku tak pernah kehabisan sumber daya manusia yang menakjubkan, mengingat sebelum-sebelum mereka ada banyak karya Tuhan yang tak sungkan di banggakan. Karya Tuhan yang lain akan di amati di halaman lain, bersabarlah..
Kenalnya sih kurang dari 2 bulan, apa aku yang terlalu mencari tau atau mereka juga yang menyenangkan menjadikan kerinduan terpendam. Yang jelas mereka berbeda satu sama lain namun saling melengkapi, saling suport, saling mencintai bahkan sering ku amati layaknya lem dan prangko. Berparas menarik jadikan mereka magnet buat pengamatnya. Satu punya kelebihan dalam pemecahan masalah dan pengembangan ide-ide baru, dalam merancang gambaran kegiataan juga oke, kembali lagi semangat itu dan orang yang cukup profesional. Adapun kelebihannya yang berlebihan kalau lagi makan pasti ribet semua-semua yang dia pesan terkesan harus perfect dalam penyajian, struktur makanan, takaran, warna dan tata letak makanan, Hahaha teramatiku beberapa kali. Yang satu lainnya punya daya tarik tambahan, selain parasnya imut-imut gitu suaranya terkesan kayak anak 12 Tahun sih, walau katanya iya berusia 17 tahun, aah gak percaya aku siih.. palingan anak kelahiran 2001 yang kecepatan sekolah dulunya.. anak ini memang jadi viral di sekitar kami karna keimutannya tadi. Tapi siapa sangka di balik imej tadi ada pribadi yang ku pikir luar biasa. Harus ku akui memang pemikirannya 7 tahun lebih tua dari penampilannya itu. Dengan pembawaanya yang kadang serius namun tetap tenang,, cara dia menghadapi atau menanggapi pemikiran orang lain dalam berinteraksi membuatku terkesan. Kadang ekspresinya itu sering ku terka-terka wajahnya berkata, “iyaah yaah ? penting buat ku ? aku ngerasaa nyamaanya gini, kok.. memang kalau seperti ini apa masalahnya” haha sorry dek, sotoy yah.. abg orangnya emang gitu J dan satu lagi, keahliannya membuat orang-orang disekitarnya nyaman dan merasa terperhatikan sering ku terima dalam bentuk laporan, secara dasar aku lebih melihat itu sebagai naluri yang mungkin tidak semua orang miliki dan tanpa sadar ia lakui. Secara keseluruhan tidak ada perbedaan atau kelebihan terlalu kontras diantara rekan-rekan juniorku dalam berkegiataan, hampir semua menyerupai namun tetap dengan warna dan bentuk masing-masing. Dan aku bangga bisa mengamati sedemikian itu. Dan secara umum mereka menyenangkan.
Membayangkan bisa mengamati mereka berkembang pasti menyenangkan, ikut memikirkan yang mereka kembangankan juga pasti mengasikan, menyaksikan secara langsung mereka semua bersama-sama melakukan, hebat rasanya. Jadilah yang kalian sanggupi, karna ku tau kesempurnaan hakikatnya hanya punya-NYA. Aku hanya segelintir penikmat yang selera akan karya-NYA. (MHR)

“Takan habis laut tuk diselami, semangkin dalam dan semangkin dalam maka kau akan tau ia adalah kegelapan, namun kamu hanya perlu terang untuk mengusik kegelapan”

Komentar